Penelitian disertasi yang dilakukan oleh Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, dosen di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya)

MALANG Penelitian disertasi yang dilakukan oleh Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, dosen di Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), berhasil mengembangkan bahan ajar pembelajaran integratif multidisipliner yang menghubungkan mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dengan ilmu Psikologi. Penelitian ini, yang diselesaikan pada Desember 2025, menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa, pembentukan karakter dan moral, serta partisipasi aktif baik dosen maupun mahasiswa dalam pembelajaran di Fakultas Psikologi UMSurabaya.

Latar belakang penelitian ini didasari oleh masalah dikotomi ilmu antara nilai-nilai keislaman dan ilmu umum, khususnya Psikologi, yang masih terpisah dalam kurikulum pendidikan tinggi Muhammadiyah. Di era globalisasi dan digital, mahasiswa generasi Z membutuhkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan bermakna untuk menghubungkan spiritualitas Islam dengan aplikasi psikologi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini penting dilakukan karena dapat menjembatani kesenjangan tersebut, memperkuat identitas pendidikan Muhammadiyah, dan merespons tantangan degradasi moral serta kesehatan mental pada generasi muda.

Judul disertasi yang disederhanakan adalah “Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Integratif Multidisipliner pada Mata Kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dengan Ilmu Psikologi”. Fokus penelitian adalah pada pengembangan dan evaluasi bahan ajar untuk mahasiswa Fakultas Psikologi UMSurabaya, dengan objek utama mata kuliah AIK-4 (Islam dan Psikologi) yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti tauhid, akhlak, dan dakwah dengan konsep psikologi seperti kepribadian, motivasi, dan kesehatan mental.

Tujuan utama penelitian adalah mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar integratif multidisipliner dan menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Sasaran yang ingin dicapai meliputi peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap hubungan antara AIK dan psikologi, penguatan karakter Islami, serta partisipasi aktif mahasiswa berbasis Student Centered Learning (SCL), melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL), dan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM).

Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VI Fakultas Psikologi UMSurabaya angkatan 2023/2024 dan 2024/2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan rubrik penilaian, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis kualitatif untuk menilai validitas, efektivitas, dan dampak bahan ajar.

Hasil atau temuan utama penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar integratif multidisipliner berhasil merespons kebutuhan mahasiswa generasi Z dengan gaya belajar visual, kontekstual, dan berbasis pengalaman. Model ini mampu menghubungkan nilai-nilai Islam dengan ilmu Psikologi secara aplikatif, memperkaya pemahaman akademik, membentuk karakter moral, etika, dan meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi epistemologi Bayani, Burhani, dan Irfani dalam bahan ajar, yang memadukan teks suci, rasio, dan pengalaman spiritual. Dampaknya, mahasiswa lebih mampu mensintesiskan ilmu agama dan psikologi, mengurangi dikotomi ilmu, dan meningkatkan relevansi pembelajaran di era digital.

Manfaat dan kontribusi penelitian ini mencakup kontribusi ilmiah berupa penguatan paradigma integrasi-interkoneksi ilmu dalam pendidikan Islam, memperkaya khazanah teori pembelajaran konstruktivistik berbasis digital. Secara praktis, hasil ini berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah, pengembangan kurikulum AIK yang lebih kontekstual, serta implementasi program pembelajaran yang dapat diterapkan di kampus-kampus lain untuk membentuk lulusan psikolog yang berkarakter Islami dan profesional.

Penelitian ini memberikan harapan untuk implementasi bahan ajar integratif di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah secara lebih luas, guna mencetak generasi intelektual muslim yang cerdas, adaptif, dan berakhlak mulia. Rencana ke depan meliputi publikasi hasil penelitian dalam jurnal internasional, sosialisasi kepada dosen AIK dan psikologi, serta pengembangan bahan ajar serupa untuk mata kuliah lain. Dengan demikian, penelitian ini menjadi langkah strategis menuju pendidikan Islam yang berkemajuan dan relevan dengan tantangan zaman.

***

*) oleh: Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, Mahasiswa Doktor Pendidikan Agama Islam, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang.